Film Dokumenter Indonesia

Film Dokumenter Indonesia Terbaik dan Populer yang Wajib Ditonton
#InfoEB #FYI #LongPost

Kamu suka menonton film dokumenter? ada banyak film dokumenter yang dibuat oleh sineas indonesia, baik yang berproduksi indie atau melibatkan korporasi

Selain dokumenter yang bertemakan lingkungan, ada juga film dokumenter sejarah, biologi, kehidupan binatang, biografi tokoh terkenal dan berbagai kisah nyata yang terbaik dibuat oleh profesional. Juga ada lho lomba pembuatan dokumenter tingkat sekolah dan mahasiswa.

Film dokumenter adalah salah satu genre film yang banyak diperlombakan dan ditayangkan juga di YouTube. Film dokumenter sangat jarang ditayangkan di bioskop, karena memang tidak memiliki nilai komersial dan hanya bertujuan untuk kompetisi atau tujuan sosial

Kenyataannya, film dokumenter berbeda dengan film lain yang mengandung nilai fiksi atau karangan didalamnya. Karena film dokumenter dibuat sesuai dengan fakta dan kenyataan yang sesuai dengan yang ada di film

Film dokumenter adalah film yang mendokumentasikan kenyataan. Istilah "dokumenter" pertama digunakan dalam resensi film Moana (1926) oleh Robert Flaherty, ditulis oleh The Moviegoer, nama samaran John Grierson, di New York Sun pada tanggal 8 Februari 1926.

Di Perancis, istilah dokumenter digunakan untuk semua film non-fiksi, termasuk film mengenai perjalanan dan film pendidikan. Berdasarkan definisi ini, film-film pertama semua adalah film dokumenter. Mereka merekam hal sehari-hari, misalnya kereta api masuk ke stasiun. pada dasarnya, film dokumenter merepresentasikan kenyataan. Artinya film dokumenter berarti menampilkan kembali fakta yang ada dalam kehidupan

Sejarah dokumenter di Indonesia di mulai oleh praktek kelam kolonialisme, Belanda memperkenalkan filmnya pada tanggal 5 Desember 1900 di belakang Hotel Indonesia-Jakarta, lima tahun setelah bioskop pertama lahir di Prancis. Film pertama di Indonesia ini adalah sebuah film dokumenter yang mengambarkan perjalanan Ratu Orlando dan Raja Hertog Hendrik di kota Den Haag. Saat itu banyak di produksi film-film dokumenter yang secara tujuannya di gunakan sebagai media propaganda. Dalam hal ini film dokumenter bisa bersifat sebagai media saluran informasi, tapi juga bisa memberikan pemahaman yang justru bersifat manipulatif terhadap fakta yang ada.

Babak baru film dokumenter Indonesia dimulai pada akhir tahun 1990-an, di babak ini film dokumenter bergerak secara dinamis, antara lain mewujudkan dalam bentuk film advokasi sosial-politik, film seni dan eksperimental, film perjalanan dan petualangan, film komunitas, dan juga sebagai alternatif di bidang seni dan audio-visual, film dokumenter berubah menjadi satu gendre seni audio visual yang memiliki sifat demokratis sekaligus personal. Film dokumenter kemudian memberikan kesempatan bagi semua orang untuk menampilkan diri, baik film yang mampu memunculkan karya yang unik, orisinil dan khas. Dengan karakteristik yang demikian itu, film dokumenter menjadi karya yang bersifat alternatif, baik dari segi idiologi, isi, maupun bentuk sehingga mampu menarik minat masyarakat umum dan terutama anak muda, hal ini telah menjadi penanda runtuhnya masa kelam Film Dokumenter Indonesia Di babak Dokumenter Indonesia Modern. (Tedika)

Daftar Film Dokumenter Rekomendasi untuk ditonton :

1. Sexy Killers
2. Asimetris
3. Banda The Dark Forgotten Trail
4. BADUY (Ekspedisi Indonesia Biru)
5. Tarling is Darling
6. Jalanan
7. Songbird: Burung Berkicau
8. Negeri Dongeng
9. Borneo Death Blow - full documentary
10. .WELIT (Dokumenter)
11. Heaven for Insanity (2008)
12. Jagal (2012)
13. Senyap (2015)
14. Sepanjang Jalan Satu Arah (2016)
15. Serambi (2005)
16. Cerita Dari Tapal Batas (2012)
17. Permata di Tengah Danau (2012)
18. The Land Beneath The Fog (2011)
19. Biji Kopi Indonesia (2014)

Sumber :  https://www.kosngosan.com/2019/05/film-dokumenter-indonesia-terbaik.html  dan Wikipedia

Film Dokumenter Indonesia
4/ 5 stars - "Film Dokumenter Indonesia" Film Dokumenter Indonesia Terbaik dan Populer yang Wajib Ditonton #InfoEB #FYI #LongPost Kamu suka menonton film dokumenter? ada banyak film...